Search by Price
Cek Ongkos Kirim
jne
Jam Operasional
Senin - Jumat:
09.00 WIB - 17.00 WIB

  Sabtu, Minggu dan Hari Besar Libur
ShoutBox
loading...
My Shopping Cart
0 Items
- Rp. 0

Tradisi & Kreasi Bekal Makan Siang

Holla Geligis, kamu suka bawa bekal makanan ke sekolah, kampus atau tempat kerja? Atau malah kamu malas dan gengsi bawa bekal karena takut dengan cap ‘anak mami’? Penelitian Kementerian Koordinator Kesehatan Rakyat mensurvei hanya 18% pelajar Indonesia yang rutin bawa bekal. Geligis, bawa bekal kesannya memang merepotkan padahal banyak sekali manfaat bawa bekal lho. Sekarang Peri Gigi akan membahas manfaat bawa bekal dan aneka kreasi bekal dari berbagai negara. Yuk simak!

Bawa bekal lebih sehat karena sudah terjamin kebersihan dan kandungan gizinya. Sedangkan jajan di luaran yang sebagian besar adalah junk food atau makanan cepat saji, tentu kadar gizi gak terjamin, apalagi kalau kita jajan di pinggir jalan, kadang debu-debu nakal ikut mampir ke dalam makanan yang akan kita santap. Bukannya mendapat gizi cukup malah dapat bakteri nih. Hiii... ngeri kan? Bawa bekal juga tentu lebih hemat. Kalau kita menghabiskan uang makan Rp.15.000 per hari dikalikan satu bulan sekitar 25 hari aktif, yaitu RP.375.000, lumayan banget kan untuk kebutuhan lain. Bisa untuk belanja di Perigigishop.com nih! Hehe..

Bekal yang disiapkan orang tua juga akan membuat rasa kasih sayang lebih erat. Kalau kita ikut membantu menyiapkan bekal bisa mengasah sisi kreatif kita juga lho Geligis. Sekarang sudah banyak tutorial di internet tentang cara mengkreasikan bekal yang lucu dan unik, membuat selera makan kita meningkat dan tentu kandungan gizi tetap terjaga. Ternyata di berbagai negara kebiasaan membawa bekal menciptakan keunikan tersendiri lho. Oke, Peri Gigi kasih contoh beberapa negara yang masyarakatnya sudah membudayakan bawa bekal sejak jaman nenek moyang.

Di Taiwan biasanya bekal dimasukan dalam kotak metal yang diberi nama pemiliknya. Isinya berupa nasi dua sampai tiga jenis lauk. Bahkan beberapa sekolah di Taiwan menyediakan penghangat makanan supaya bekal murid-murid tetap hangat dan lezat saat disantap jam istirahat.

Di Jepang dan Korea membawa bekal menjadi tradisi, gak cuma anak sekolah, mahasiswa dan pekerja pun masih sempatkan membawa bekal. Nah, mungkin ini alasannya orang Jepang sehat-sehat ya, Geligis. Bento, bekal khas Jepang sengaja ditata seunik dan semenarik mungkin dengan tetap memperhatikan kandungan gizi dan nutrisinya. Sedangkan Dosirak nama bekal khas Korea, menu harus terdiri dari sayur rebus, daging, telur dan nasi, mirip dengan bento, dosirak juga ditata sedemikian cantik untuk menggugah selera makan.

Di India rantang menjadi pilihan tempat untuk membawa bekal. Orang India juga termasuk yang sangat memerhatikan apa yang akan mereka makan, dari rasa hingga nutrisinya. Ada budaya mengantar bekal saat jam makan siang pada suami atau pasangan yang bekerja. Ada juga pegawai khusus yang disebut dabbawala bertugas mengambil bekal dari setiap pintu rumah dengan sepeda dan dibagikan pada tempat kerja masing-masing. hal ini supaya makanan yang disantap tetap dalam keadaan fresh. Tradisi antar-jemput bekal masih bisa ditemukan di kota-kota kecil di India.

Di Filipina bekal makan diberi nama Baon. Dari usia muda, remaja, dewasa bahkan orang-orang tua di Filipina masih selalu membawa bekal saat bepergian. Biasanya orang Filipina membawa sisa masakan semalam yang dihangatkan kembali sebagai Baon, namun ada juga yang memasak dadakan di pagi hari untuk bekal makan siang. Isi Baon biasanya terdiri dari menu yang dimakan sehari-hari seperti pinakbet yaitu tumis sayuran dan udang, abodo sejenis ayam kecap, dan paela yaitu nasi campur seafood.

Berbagai negara sudah sadar akan manfaat sehat membawa bekal hingga menjadi tradisi tersendiri. Bagaimana dengan Indonesia? Meski kini mulai banyak pelajar dan pekerja yang membawa bekal namun persentasenya masih cenderung kecil. Yuk, mulai sekarang kita budayakan membawa bekal ke sekolah, kampus ataupun tempat kerja. Selain sehat tentunya hemat juga dong.

 

Keep Smile,

Peri Gigi.

Tempat-Tempat Seram di Jerman
Tempat-Tempat Seram di Jerman
Geligis, bertepatan dengan Halloween kali ini bahas yang agak horor ya! Tapi ini bukan sembarang horor lho, kita sambil belajar tentang beberapa tempat bersejarah di Jerman juga nih ... read more
3 Hal yang Bikin Gebetan Kabur
3 Hal yang Bikin Gebetan Kabur
Ketemu lagi sama Peri Gigi, kali ini kita bakal membahas tentang beberapa hal yang bisa bikin gebetan kabur! Perlu banget Geligis tahu sebab-sebab gebetan kabur dan batal PDKT, jangan-jangan ada yang salah dengan sikap kita. ... read more
Kenapa Cowok Jarang Bilang I Love You
Kenapa Cowok Jarang Bilang I Love You
Holla Geligis buat yang cewek-cewek pernah nggak bertanya-tanya kenapa si pacar jarang bilang ‘I Love You’ atau kalimat ungkapan cinta sejenisnya? Ya pokoknya dia jarang benget menunjukan perasaannya secara lisan sama kita. ... read more