Search by Price
Cek Ongkos Kirim
jne
Jam Operasional
Senin - Jumat:
09.00 WIB - 17.00 WIB

  Sabtu, Minggu dan Hari Besar Libur
ShoutBox
loading...
My Shopping Cart
0 Items
- Rp. 0

Mengapa Bayi Sering Tersenyum dan Tertawa ?

Menurut penelitian seorang bayi bisa tertawa 200-300 kali per hari. Tertawa punya banyak sekali manfaat bagi anak-anak hingga orang dewasa. Dengan tertawa seseorang akan meningkatkan produksi hormon endorfin, memperbaiki suasana hati yang buruk, melemaskan otot-otot, melancarkan penyebaran oksigen ke seluruh tubuh dan mempercepat produksi sel-sel imun tubuh. Bayi banyak tertawa salah satunya untuk meningkatkan daya tahan tubuhnya, bayi pun merasa lebih sehat, percaya diri, dan mudah beradaptasi.

Di usia 2-3 minggu, bayi mulai sering menunjukan senyuman berupa gerakan-gerakan bibir. Biasanya bayi sering tersenyum saat tidur dan bangun tidur. Hal ini dikarenakan gerakan alami pada bayi yang menunjukan rasa bahagia dan puas.

Pada usia 1 bulan, bayi mulai bisa menerima rangsangan dari luar. Suara lucu, mimik wajah lucu, hingga rangsangan dari angin dan suara lainnya, bisa membuatnya tersenyum.

Di usia 5-8 minggu bayi akan tersenyum karena gerakan-gerakan dari cahaya, mimik wajah manusia, objek dengan warna-warni cerah. Di usia ini bayi tak lagi hanya tersenyum, namun juga sudah bisa tertawa secara aktif. Si kecil sudah bisa menerima semakin banyak rangsangan untuk membuatnya tertawa. Si kecil terlihat semakin menggemaskan!

Di atas 10 minggu, si kecil mulai bisa memahami dan lebih sensitif terhadap lingkungannya. Di usia ini tawa si kecil menjadi lebih lebar, bahkan disertai suara-suara yang menggemaskan. Di usia 10 minggu rangsangan yang bisa diterima si kecil pun semakin banyak. Si kecil juga mulai peka dan teliti untuk mengenali wajah-wajah yang dikenalnya. Tertawa menjadi ungkapan si kecil untuk melakukan interaksi dengan orang-orang yang disukainya. Seperti misalnya ingin digendong atau ingin diajak berbicara.

Di atas 6 bulan, ini adalah fase paling menggemaskan bagi si kecil. Dia bisa tertawa terpingkal-pingkal, mengeluarkan suara yang lucu, ekspresi yang menggemaskan, bahkan tertawa berkali-kali. Membuat orang-orang di sekitarnya pun ikut bahagia melihat si kecil tertawa. Geligis bisa mengajaknya bercanda, dengan memasang mimik wajah lucu, berbicara dengan nada yang sedikit mengejutkan, tertawa, atau sedikit menggelitiki dan menciumnya. Hal-hal tersebut bisa dilakukan untuk membuat si kecil tertawa.

Perlu diperhatikan untuk tidak membuat si kecil tertawa berlebihan, karena saat si kecil tertawa terpingkal-pingkal dalam waktu lama bisa sebabkan muntah karena terlalu banyak tertawa. Jika suasana hati sedang kurang baik, coba bermain dengan si kecil karena tawanya selalu bisa membuat suasana hati jadi jauh lebih baik.

 

Happy Parenting smiley

Peri Gigi

 

 

 

5 Simbol Pengikat Persahabatan
5 Simbol Pengikat Persahabatan
Mencari teman memang mudah ya Geligis, tapi mencari sahabat sejati itu tentu susah. Saat sudah menemukan seseorang yang klop banget dengan kita, selalu ada di saat suka dan duka, bisa berbagi dalam banyak hal, saling mengisi dalam keseharian, ... read more
Introvert Bukan Berarti Gak Asik
Introvert Bukan Berarti Gak Asik
Oke, Peri Gigi akan bahas tentang apa itu introvert. Sama gak sih introvert dengan pemalu? Apa ini berbahaya untuk diri sendiri dan orang lain? ... read more
Yang Perlu Dipersiapkan Sebelum Bayi Lahir
Yang Perlu Dipersiapkan Sebelum Bayi Lahir
Memang menyenangkan berbelanja perlengkapan bayi sambil menunggu hari kelahiran anak. Apalagi jika ternyata ini adalah anak pertama Gelgis. ... read more