Search by Price
Cek Ongkos Kirim
jne
Jam Operasional
Senin - Jumat:
09.00 WIB - 17.00 WIB

  Sabtu, Minggu dan Hari Besar Libur
ShoutBox
loading...
My Shopping Cart
0 Items
- Rp. 0

Tips Atasi Konflik di Awal Pernikahan

Setiap manusia pasti punya harapan sama setelah menikah, yaitu mengalami hidup yang bahagia dalam jenjang kehidupan baru. Tapi Geligis, hal tersebut kadang tidak selalu berjalan dengan mulus. Ada saja masalah-masalah kecil yang ikut masuk dalam kehidupan baru bersama pasangan. Apakah Geligis sedang mempersiapkan untuk hidup berumah tangga atau malah baru saja memulai sebuah rumah tangga?

Pada tahun pertama pernikahan bisa disebut sebagai masa rawan terjadi konflik. Ada sisi lain dari pasangan yang baru kita tahu, kita dan pasangan berbeda pendapat, dan masalah lainnya. Supaya lebih siap menjalani kehidupan baru bersama pasangan, Peri Gigi akan membahas beberapa masalah yang biasanya muncul di awal masa pernikahan dan bagaimana solusinya. Yuk, simak!

Masalah Pola Hidup

Masalah keuangan, kebersihan, pola hidup, bisa menjadi salah satu pemicu konflik di masa awal pernikahan. Misalnya seorang istri yang boros tentu membuat sebal suami, atau suami yang ternyata sering lembur di kantor membuat istrinya kurang diperhatikan. Cobalah untuk membicarakan hal ini bersama agar tidak terjadi salah paham, coba lebih terbuka dan memperbaiki diri jika memang kita yang salah. Saling mengerti satu sama lain adalah kuncinya, dan saling membantu dalam menjaga kebahagiaan di dalam ikatan pernikahan.

Sisi Lain dari Pasangan

Setelah tinggal dalam satu atap, Geligis bisa saja mengetahui sifat-sifatnya yang dulu belum diketahui. Mungkin ini membuat Geligis kaget, namun jangan sampai hal ini menjadi pemicu konflik rumah tangga. Beberapa orang menjadi lebih obsesif setelah menikah. Misalnya saat pacaran dia tidak cemburu dan overprotective, namun setelah menikah sifatnya berubah drastis. Jangan buru-buru menjadikan ini masalah serius. Karena cukup wajar saat awal pernikahan rasa cinta masih sangat tinggi bahkan bisa sangat meningkat daripada saat pacaran. Anggap saja ini pertanda baik, bahwa dia sangat menyanyangi Geligis. Jika sifatnya sudah dirasa sangat mengganggu, coba bicarakan baik-baik dengannya. Yakinkan dia bahwa Geligis juga sangat mencintainya, jadi dia tak perlu khawatir berlebihan akan kehilangan Geligis.

Peran Orang Tua

Tak jarang orang tua masih ikut campur dalam rumah tangga anaknya, apalagi jika pernikahan masih seumur jagung. Hal ini kadang juga mengganggu salah satu pasangan. Tidak cocok dengan sifat mertua, merasa tidak bebas dan dibuntuti. Ingatlah bahwa niat orang tua pasti baik. Perlu diingat juga, bahwa dengan menikah bukan hanya menjadi satu dengan pasangan, namun kita juga menjadi satu dengan keluarganya. Geligis dan pasangan perlu bekerja sama untuk menunjukan kedewasaan kalian pada orang tua, agar orang tua memberi kepercayaan lebih dalam mengurus rumah tangga kalian secara mandiri.

Meskipun sudah pacaran bertahun-tahun, bukan menjadi jaminan tak ada konflik setelah pernikahan. Masa pernikahan sangat berbeda dengan masa pacaran dulu. Tidak ada orang yang benar-benar langsung siap untuk menjalani kehidupan yang baru bersama pasangan, tentu diperlukan adaptasi lagi. Tak jarang pasangan bercerai dalam usia pernikahan yang seumur jagung karena tak mampu mengatasi konflik di masa awal pernikahan.

Geligis dan pasangan perlu kasih sayang, perhatian, pengertian, dan komunikasi dalam porsi yang lebih besar dan lebih kuat daripada masa pacaran. Perlu diingat juga bahwa kejujuran dan saling percaya satu sama lain merupakan pondasi yang kuat dalam membangun rumah tangga. Anggaplah konflik dalam rumah tangga adalah ujian sekaligus pewarna kehidupan kalian berdua. Jangan mudah menyerah, percayalah setiap masalah akan ada jalan keluarnya!


 

With Love heart

Peri Gigi 

Bingkai Foto Souvenir Cantik
Bingkai Foto Souvenir Cantik
Peran souvenir sangat penting dalam sebuah resepsi pernikahan, sebagai bentuk rasa terimakasih kepada para tamu sekaligus sebagai bentuk kenangan pada hari yang berbahagia tersebut. ... read more
Tips Memilih Kaos untuk si Kecil
Tips Memilih Kaos untuk si Kecil
Anak-anak biasanya lebih aktif di usia-usia balita. Agar si kecil merasa nyaman kaos adalah pakaian yang bisa jadi pilihan Geligis untuk dikenakan oleh si kecil sehari-hari ... read more
Jurus Jitu Lawan Bad Mood
Jurus Jitu Lawan Bad Mood
Bad mood memang kadang datang tak dijemput, pulang tak diantar, dan gak jarang bikin galau stadium akhir. Mood atau suasana hati yang menggambarkan perasaan seseorang kadang dapat muncul tanpa alasan yang jelas. ... read more